Posted in Catatan, Opini

Real Action with Talk!

Ada hal yang menarik ketika kita ingin mengkritisi mereka yang terus saja berkomentar mengenai cara gerak sebuah kelompok jamaah, yang mari kita sebut saja terus mengkritisi kebijakan pemerintah. Memang, kelompok dakwah saat ini memiliki metode yang berbeda-beda dalam gerak dakwahnya, apakah kita harus hormati, entahlah. Jika memang metode dakwah itu tidak bertentangan dengan apa yang Rasulullah saw. ajarkan, that’s fine, really fine! Tetapi jika bertentangan, biar saja Allah yang menunjukkan.

Ada perasaan kesal berkecamuk di dalam dada, ketika membaca tanggapan-tanggapan orang mengenai gerak dakwah kelompok kami. Banyak orang mengatakan bahwa gerakan kami itu NATO alias No Action Talk Only, really?! Let’s check this out. Memang kelompok kami adalah yang paling terdepan ketika pemerintah membuat kebijakan-kebijakan ‘aneh’. Kami selalu menggelar aksi damai untuk mengkritisi kebijakan itu. Tidak ada yang salah bukan?! Jika pemerintah terus bersikap egois, siapa yang akan membela rakyat? No one of them will. Dan selain mengkritisi, tentu saja kami juga menawarkan solusi praktis, jitu dan tepat atas problematika yang selama ini terjadi dengan menjadikan Islam sebagai landasan atas sebuah pemerintahan, yang tentunya, aturan yang diterapkan pun berasal dari Islam saja.

Kembali pada topik NATO. Islam adalah agama yang mengandung fikrah (pemikiran) dan juga thariqah (metode, teknis pelaksanaan). Hanya saja ketika saat ini, Islam belum bisa diterapkan thariqahnya, karena belum ada sebuah institusi yang bisa menerapkan semua hukumnya, otomatis fikrah inilah yang harus dijelaskan (baca: diberitahukan; diomongkan) kepada umat agar umat bersedia untuk bisa menerapkan fikrah dan thariqah Islam secara sempurna.

Lihatlah teladan kita, Rasulullah saw. pada saat berdakwah di Mekah. Dakwah menjadi kunci pembuka hati umat yang pada saat itu dikungkung oleh sistem jahiliyah. Apa yang dilakukan Rasulullah ketika berdakwah? TALK! Agree? Yes, of course! Itulah yang dilakukan oleh Rasulullah ketika berdakwah di Mekah, menyeru dengan ucapan agar masyarakat Mekah bisa memeluk Islam. And talk is an action, a real action! Ya, berbicara (dakwah) adalah sebuah aksi nyata di tengah kemungkaran, untuk mengajak kepada kebenaran. Beliau tidak memerangi orang-orang kafir Quraisy yang jelas-jelas menyiksanya. Beliau juga tidak melawan hinaan yang didapatnya. Beliau tidak mendirikan mesjid, rumah sakit, atau sekolah untuk bisa menyebarkan Islam. Dan Beliau pun tidak menerima kekuasaan yang orang-orang kafir Quraisy tawarkan padanya. Rasul membangun kutlah (kelompoknya) bersama sahabat-sahabatnya dengan fikrah Islam yang kuat. Kemudian, kutlah Rasul inilah yang kemudian juga menginteraksikan ide-ide Islam ke tengah-tengah masyarakat. Sampai Islam menyebar kepada kaum Aus dan Khazraj menerima dakwah Islam dan bersedia menjadikan Madinah sebagai institusi pertama yang di dalamnya diterapkan hukum Islam. Hingga pada akhirnya, Islam bisa sampai di semua penjuru dunia dan menjadi kekuatan di dunia yang tidak tertandingi. Inilah kekuatan dakwah (dengan seruan, omongan, bicara, talk) yang merupakan aksi nyata untuk melakukan perubahan. Barulah setelah institusi yang menerapkan hukum-hukum Allah itu tegak, kita bisa merasakan bagaimana Islam kaffah bisa menjadi solusi atas problematika yang selama ini terjadi di tengah-tengah manusia, hingga akhirnya menghancurkan pemikiran-pemikiran kufur dan meninggikan agama Allah.

Jadi, apakah kalian akan terus mempermasalahkan gerak dakwah kami, jika Rasul saja berbuat yang demikian. Sungguh, ketika telah tiba janji Allah itu mungkin kalian akan tercengang, hati kalian berdegup kencang dan mulut tak bisa berkata, karena kekuatan dakwah. Biarlah Allah saja yang mengetahui apa yang disembunyikan di dalam hati ini. Tetapi sungguh Allah itu Maha Pengampun, dan tidak ada kata terlambat untuk bertaubat sebelum kita berhenti bernafas. Marilah kita berjuang bersama-sama untuk menegakkan panji-panji agama ini sesuai dengan apa yang disyariatkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Never stop till the end! Never lose hope! Never give up! Because we have Allah as The Only Saviour.

Wallahu’alam bisshawab.

Advertisements

Author:

a walker of the long journey seeking for the great last place in the eternal life

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s