Posted in Heart

Bicara Cinta

protect_your_sweet_heart_by_devil_dxb

Cinta itu adalah sesuatu yang fitrah. Manusia sebagai makhluk yang sempurna telah dibekali potensi hidup oleh Sang Pencipta berupa naluri, salah satunya adalah naluri berkasih sayang. What is love? Dulu aku sering bertanya-tanya apa itu cinta. Hingga aku pun menemukan beberapa butir dari berjuta-juta butir cinta yang ada (oh ya?).

Namun, entahlah kadang aku pun bingung. Hati dan akal bersama-sama memiilih. Aku yakin bahwa hati tak pernah berbohong. Tetapi bisakah dia dimanipulasi oleh perasaan dan hawa nafsu yang menggebu-gebu? Masih bisakah kita menilai mana suara hati yang murni itu ketika berbicara cinta?

Aku sadar ketika hati sedang jatuh cinta, mungkin ia bisa memanipulasi hasil dari proses penginderaan agar mendapat pembenaran. Sehingga kita merasa bahwa hati ini benar. Tetapi di sisi lain, aku juga bertanya-tanya, mungkinkah hati yang melakukan manipulasi itu? Apakah hawa nafsu yang akhirnya mengendalikan hati untuk berbohong atas nama cinta? Bisa saja.

Itulah yang selalu aku khawatirkan yaitu ketika hati dimanipulasi oleh hawa nafsu seolah semuanya terlihat menyenangkan, indah, dan benar. Banyak manusia yang terjebak dengan hal itu, hingga mereka tak menyadari bahwa mereka telah melewati batas. Naudzubillah.

Aku pernah merasakan kadang cinta datang terlalu cepat atau ia pun pergi terlalu cepat hingga kita pun terkejut dibuatnya. Tetapi percayalah cinta sejati akan datang tepat pada waktunya, cepat atau lambat, sekarang atau pun besok.

Kita sebagai manusia biasa bisa berharap, tentu saja! Bahwa cinta yang selama ini kita cari dan kita tunggu akan datang tepat pada waktunya. Namun kita tak bisa membiarkan perasaan dalam hati ini terus berkecamuk. Yang harus kita lakukan adalah pasrahkan hati ini pada Sang Pemilik Cinta sejati dan lakukan yang terbaik untuk-Nya agar kita pun dapatkan yang terbaik, meski jodoh itu tak akan pernah kita bisa tentukan.

Bicara cinta memang tak ada habisnya. Satu tahun untuk membicarakannya pun tak cukup, karena ia hadir setiap waktu meski hal yang sama terjadi berulang kembali. Namun, bukan tugas manusia untuk membicarakan cinta di sepanjang hidupnya. Justru ia harus mendapatkan cinta itu, terutama cinta dari Sang Pemilik Cinta sejati.

Advertisements

Author:

a walker of the long journey seeking for the great last place in the eternal life

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s