Posted in Metaphors, Segores Pena

Awan Malam

Wanita itu berdiri di sana, di bawah sebuah pohon rindang yang menaunginya ketika hujan rintik-rintik mulai turun ke bumi. Pandangannya menatap ke langit gelap berselimut awan tebal. Hujan memang tidak turun deras, dan wanita itu sengaja berhenti di bawah pohon itu hanya untuk menikmati suasana. Ia terus memandangi langit. Tanpa ada yang tahu mengapa ia terus memandanginya?

Awan tebal berkumpul berarak mengikuti arus angin yang bertiup, tetapi ia tidak pernah menyingkir. Mereka terus bergerak rapat, bersama-sama menghalangi pemandangan langit malam di luar angkasa sana. Hujan itu berhenti. Namun wanita itu tidak cepat-cepat pergi dari tempatnya berdiri. Ia masih setia di sana. Ia melihat jam tangannya, hari sudah semakin larut. Akan tetapi ia terus berdiri sambil terus memandangi langit gelap itu, entah apa yang dicarinya di atas sana? Ia pun menghela nafas. Lama sudah ia tertegun dalam kesendirian. Suasana malam bertambah dingin, mencekam, dan menumbuhkan kecemasan dalam hatinya. Ia kembali melihat jam tangannya, sudah semakin larut dan larut.

Guyuran hujan menghujam ke bumi. Awalnya mungkin rintik-rintik saja, tetapi kali ini hujan deras yang turun. Sang pohon sudah tak bisa melindunginya lagi. Namun, wanita itu terus memandangi langit dan tidak apa-apa disana, kecuali langit malam yang masih terhalangi oleh gumpalan awan. Ia menyeka wajahnya dari basahnya air hujan. Ia menghela nafas, kecewa. Hingga akhirnya ia pun berlari di antara kumpulan air yang menghujam tubuhnya, dan terus berlari tanpa kembali menatap gelapnya langit malam.

Advertisements

Author:

a walker of the long journey seeking for the great last place in the eternal life

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s