Posted in foodie, Miscellaneous

Hunting Dessert ( I hope to be continued….)

Ewwaaahh…..oh oh, masih normal — komentarku ketika melihat jarum timbangan berat badan menunjukkan ke angka 60 (-__-), yaah mau gimana lagi, kalau bumil kan gak boleh diet sedikit pun, ckckck…

Kulangkahkan kakiku ke depan cermin. Wajah yang sudah bulat itu kini semakin bulat tetapi masih terlihat seperti normal (menurutku, hehe…). Jerawat-jerawat yang dulu sering hinggap pun sama saja, ia masih senang berkunjung ke tempat-tempat licin dan berminyak seperti di bagian hidung, dahi, atau pun dagu. Aku masih sama seperti dulu. Katanya sih, ibu yang sedang hamil itu bakal terpancar aura kecantikannya yang tidak seperti biasanya, tetapi entahlah. Aku merasa sama saja. Namun ada yang berbeda, perutku yang sebenarnya dulu tidak buncit (ah masaa…), kini mulai membentuk seperti balon yang ditiup. Makan sedikit saja, ia akan menggembung dengan cepatnya.

Usia kehamilanku sudah masuk bulan ke empat. Tetapi aku merasa tidak seperti ibu hamil kebanyakan. Aku tidak mengalami muntah-muntah di awal usia kehamilanku, sebatas mual biasa seperti terkena penyakit ‘”enter wind” dulu. Morning-sickness yang aku alami hanya sekedar pegal-pegal di punggung dan pinggangku saja. Paling rasa lemas yang sering muncul setelah melakukan aktivitas ibu rumah tangga sehari-hari yang membuatku tak berdaya. Namun, karena trimester kehamilanku sudah lewat, aku sudah menjadi lebih fit.

Oya, satu lagi! I’m a foodporn. Pikiranku setiap waktunya hanya membayangkan makanan yang kira-kira terasa enak kalau dimakan saat itu. Makanya, aku paling bingung kalau ditanya, ngidam apa? Hehehe, aku cuma mau makan enak…Tapi, aku lagi doyan banget buat makan dessert yang manis-manis, yummiiee…Apalagi kalau ada ice creamnya, hmm….

Dessert destination-ku yang pertama adalah di Roppan di Cihampelas Walk, Broadway Street. Malam itu, date keduaku dengan suami. Waktu sudah menunjukkan jam delapan malam dan perut kita keroncongan banget. Niatnya mau makan di Mujigae, tetapi apa daya, antriannya panjang  dan terpaksa kita cari tempat makan yang lain. Akhirnya, kita pilih Roppan karena tempatnya yang cukup cozy dan tenang. It’s time to dinner! Yea…. jadi dessert apa yang aku pesan?

This was….

aduh maaf ya gambarnya jelek, hehe

Wah, aku lupa apa nama menunya. Kalau engga salah, Honey and Milk Toast gitu lah. Seneng banget rasanya, akhirnya bisa kesampaian juga makan dessert yang dulu pernah lihat di foto-foto facebook anak-anak Taiwan. Rasanya, yummie banget….Dengan harga IDR 30000, perut kita udah bisa kenyang sama dessert manis dan segar ini. Roti toastnya renyah banget, Di dalam roti toast itu terdapat roti isian yang memang sudah dibakar dan disirami madu, ditambah buah-buahan segar seperti strawberry dan jeruk, dan tentunya es krim vanilla yang sweet banget.

Ya, itulah salah satu dessert manis dari Roppan, tempat makan dengan berbagai menu ala Jepang yang modern. My second dessert destination adalah Toastcream yang beralamat di Jalan Teuku Umar, di depan gerbang kampus Unpad sebelah barat. Sebenarnya, dessert dari Toastcream ini mirip-mirip sama dessert yang aku makan di Roppan. Hanya saja, penampakannya lebih mirip dengan dessert yang aku lihat di foto-foto facebook orang-orang Taiwan itu lho!

Meski waktu itu hari mendung, aku tetap keukeuh ngajakinn suami buat makan toastbox ice cream di Toastcream. Kebetulan tokonya engga jauh dari kantor suamiku, jadi dia jemput aku yang sedang beraktivitas di masjid kampus Unpad. Ini dia penampakan toastbox and ice cream di Toastbar….

Aduh, lagi-lagi lupa nama menunya. Kalau engga salah sih ya, Tropical Fruit Toastbox. Harganya IDR 25000 aja, tapi makan ini bikin perut kita kenyang banget. Apalagi kalau makannya sendirian. Waktu itu kebetulan aku dan suami sudah makan siang terlebih dahulu, jadi kita makan sepiring berdua deh ( so sweet…). Rotinya tebal tapi luarannya engga segaring punya Roppan. Di dalamnya ada buah-buahan tropis, kaya pisang, strawberry, dan jeruk ditambah selai strawberry yang bikin segar di mulut. Kayanya aku salah pilih menu deh, soalnya menu ini mirip menu yang aku pesan di Roppan, hehe. Tapi engga apa-apa deh, kan udah masuk di perut. Sayangnya, kita harus nunggu lama banget untuk nikmatin menu di toastbox ini. Kedai Toastbar di Teuku Umar terlalu kecil untuk para penggemar ice cream yang bejibun. Mereka rela ngantri panjang demi mendapatkan meja di kedai Toastbar. Makanya banyak juga yang kecewa yang engga kebagian kursi. Tapi jangan khawatir, kedai Toastbar di Jatinangor juga ada kok, tepatnya di Saung Budaya Sumedang (Sabusu) Friendzone. Kayanya tempatnya agak luas, tapi engga tau juga deng, soalnya aku belum pernah coba yang disana.

Hmm…. sekarang kedai dessert selanjutnya adalah

Pandako

Dessert yang disediakan di Pandako adalah dessert Asia Timur, macam di Taiwan dan Hongkong yang sekarang sedang ngetrend banget di Bandung. Aku sendiri tahu dessert ini gara-gara searching di Instagram dengan hashtag #dessertbandung. Eh, ketemu deh dessert yang menurutku unik ini. Penampilannya sih sekilas mirip es campur atau es teler punya Indonesia. Hanya saja isiannya yang berbeda. Gimana penampilannya?

Ini dia, Pandako Dessert

Kedai Pandako yang aku kunjungi ada di Bandung Indah Plaza Lt.3 tepatnya di Foodcourt. Aku maksa-maksa suami buat nyobain dessert ini karena penasaran, siapa tahu bisa bikin juga di rumah, hihi! Harganya sih lumayan mahal tergantung toppingnya. Menunya juga banyak banget, jadi kebingungan deh buat pilih menunya. Aku pilih yang menu Q-ball series ditambah bubble. Aku bayar dessert ini seharga IDR 34000 dengan mangkuk yang cukup besar untuk satu porsi. Isiannya ada 2 jenis Q-ball (mirip candil ubi kuning dan ungu lho), cingcau, pearl bubble, es serut manis, dan es krim greentea ditambah kuahnya yang creamy. Sayang, waktu aku beli es krim greentea-nya belum jadi, tapi aku tetap pesan meskipun lumer. Pertama kali makan sih, kuahnya belum tercampur pasti dengan gula dan lumeran es krimnya, makanya belum terasa manis. Tetapi lama-kelamaan udah mulai terasa manis di lidah, apalagi sensasi greentea-nya itu lho.

Inilah ketiga dessert yang aku makan selama kehamilanku di empat bulan ini. Mudah-mudahan sih bisa berlanjut, hehe….Tapi lihat isi dompet dulu deng! Masih banyak dessert yang ingin aku coba. Ah, Bandung emang bener-bener kota kuliner. Tiap buka instagram pengennya searching kuliner terus. Walhasil, jadi pengen coba ini itu. Hehe.

We’ll see…..

Advertisements

Author:

a walker of the long journey seeking for the great last place in the eternal life

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s