Posted in Catatan

Komunikasi Harmonis dan Efektif Suami-Istri (bag.1)

‪#‎WomenandShariah

Relasi suami-istri bukanlah relasi atasan-bawahan, juga bukan seperti hubungan pemerintah dengan rakyatnya.

Kehidupan suami-istri mesti diliputi rasa cinta dan kasih-sayang. Pergaulan di antara keduanya adalah pergaulan persahabatan.

Keduanya akan saling memberikan kedamaian dan ketenteraman. Allah SWT menjelaskan bahwa ketentuan dasar dalam sebuah perkawinan adalah kedamaian dan dasar dari kehidupan suami-istri adalah ketenteraman(QS ar-Rum [30]:21).

Supaya ketenteraman, kesakinahan dan kedamaian itu terwujud dalam kehidupan suami-istri, Allah SWT pun telah menetapkan aturan yang harus dipenuhi,

yaitu berupa pemberian hak dan kewajiban yang harus dijalankan oleh masing-masing pasangan.

Namun dalam praktiknya, ketenangan dan kedamaian tidaklah mudah untuk diraih.

Tak sedikit pernikahan mengalami konflik dan permasalahan yang bisa mengancam keharmonisan rumah tangga, bahkan tak jarang berujung perpisahan dan perceraian.

Salah satu yang memicu munculnya prahara ini adalah buruknya komunikasi di antara suami-istri.

Kehidupan rumah tangga tak seindah bayangan dan tak semulus harapan.

Kadang masalah muncul silih berganti karena perbedaan visi dan misi keluarga, ketidakcocokan karakter di antara pasangan, intervensi pihak keluarga, masalah anak, kesulitan ekonomi, dll.

Bahkan pengaturan aktivitas dakwah pun bisa dianggap sebagai masalah.

Seharusnya sebanyak dan sesulit apapun masalah yang dihadapi tidak akan menjadi beban yang memberatkan apalagi mengantarkan pada perpecahan keluarga.

Syaratnya, suami-istri mampu mendudukkan persoalan secara proposional sesuai dengan tuntutan syariah, bisa menyatukan pandangan atas semua permasalahan tersebut, serta memiliki komitmen yang sama dalam penyelesaiannya.

Sebaliknya, jika mereka tetap bersikukuh pada kehendak dan pendapat masing-masing yang didorong oleh dominasi emosi dan egoisme, maka bukan tidak mungkin permasalahan sepele pun akan berubah menjadi badai yang bisa memporakporandakan bangunan rumah tangga.

Pada titik inilah pentingnya dibangun komunikasi yang harmonis dan efektif di antara suami-istiri.

Komunikasi ini akan mampu menyatukan dua hati yang berbeda, mencari titik temu pendapat yang tidak sama dan melahirkan komitmen untuk sama-sama menyelesaikan masalah demi mempertahankan keutuhan rumah tangga dalam suasana sakinah, mawaddah dan rahmah.

Seperti apa ‘Komunikasi Efektif’ bagi suami istri itu?

Dalam teori komunikasi dikenal beberapa karakter yang bisa menentukan komunikasi efektif yaitu:

(1) Respek. Sikap, tatapan, intonasi, sapaan serta kalimat yang digunakan suami/istri ketika berkomunikasi dengan pasangannya harus menunjukkan rasa hormat, tidak melecehkan apalagi menjatuhkan.

(2) Empati. Kemampuan suami/istri untuk menempatkan diri pada situasi atau kondisi yang dihadapi oleh pasangan sehingga keduanya akan memahami apa yang sedang dirasakan pasangannya. Tak akan menunjukkan suka-cita ketika pasangan sedang kesal atau bersedih. Tak akan menghukumi kesalahan yang dilakukan karena ketidaktahuan.

(3) Audible. Komunikasi suami/istri dapat didengarkan atau dimengerti dengan baik oleh pasangannya. Karena itu penting diperhatikan frekuensi suara dan jarak di antara keduanya (berbicara dengan tatap muka); tidak saling teriak, pembicaraan fokus; tidak mengajak bicara serius saat pasangan sedang sibuk dengan urusan lain yang tidak mungkin ditinggalkan.

(4) Clarity. Keterbukaan dan transparasi. Suami-istri harus menjauhkan kecurigaan terhadap pasangan.

(5) Humble. Rendah hati. Suami-istri tidak bersikap arogan kepada pasangan.

Inilah 5 karakter yang bisa menentukan komunikasi efektif di antara suami-istri.

Untuk bagian 2, insya Allah akan diurai apa saja penghambat keberhasilan komunikasi.

*Ustadzah Dedeh Wahidah Achmad.

sumber: https://www.facebook.com/KomunitasMuslimahRinduSyariahKhilafah

Advertisements

Author:

a walker of the long journey seeking for the great last place in the eternal life

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s