AN ENDING OVERCAST

“Wahai langit, bolehkah aku bercerita di malam hari yang dingin ini? Bisakah aku menumpahkan semua perasaan yang terdapat di dalam hatiku saat ini? Aku tak tahu harus bercerita pada siapa. Bolehkah wahai langit malam yang mendung? Aku akan terus bercerita meskipun kau tak mengizinkanku. Wahai langit, tahukah kamu apa yang sedang terjadi padaku? Tentu kau tidak tahu. Tetapi dirimu yang mendung dan tak ditemani sinar sangat mewakili apa yang sedang aku rasakan. Wahai langit, apakah kau pernah jatuh cinta? Satu kali saja, apakah kau pernah?”

Salah satu kutipan dari Bab Surat Untuk Langit

#AnEndingOvercast for #BulanNarasi project in May

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s