Posted in Catatan

Komunikasi Harmonis dan Efektif Suami-Istri (bag.2)

Mari kita lanjutkan pembahasan Komunikasi Harmonis dan Efektif Suami-Istri.

‪#‎WomenandShariah‬

Berikut ini adalah beberapa faktor penghambat keberhasilan yang sering terjadi dalam komunikasi suami-istri:

Continue reading “Komunikasi Harmonis dan Efektif Suami-Istri (bag.2)”

Advertisements
Posted in Catatan

Komunikasi Harmonis dan Efektif Suami-Istri (bag.1)

‪#‎WomenandShariah

Relasi suami-istri bukanlah relasi atasan-bawahan, juga bukan seperti hubungan pemerintah dengan rakyatnya.

Kehidupan suami-istri mesti diliputi rasa cinta dan kasih-sayang. Pergaulan di antara keduanya adalah pergaulan persahabatan.

Keduanya akan saling memberikan kedamaian dan ketenteraman. Allah SWT menjelaskan bahwa ketentuan dasar dalam sebuah perkawinan adalah kedamaian dan dasar dari kehidupan suami-istri adalah ketenteraman(QS ar-Rum [30]:21).

Continue reading “Komunikasi Harmonis dan Efektif Suami-Istri (bag.1)”

Posted in Catatan

Wanita-wanita Ahlul Jannah (bag. 1)

#WomenandShariah

Di kutip dari buku Riyaadhush Shaalihaat hal. 163 Dari Abdullah bin Abbas bahwa Rasulullah Saw telah bersabda :

الا أخبركم بنسائكم من أهل الجنة ؟ الولود، الودود، العؤود على زوجها التى إذا آذت أو أوذيت جاءت حتى تأخذ بيد زوجها ثم تقول و الله لا أذوق عمضا حتى ترضى رواه النسائى “Maukah kalian aku beritahu tentang istri-istri kalian yang menjadi ahlul Jannah?
yaitu al waduud, al waluud , al a’uud pada suaminya, yang jika dia menyakiti atau disakiti dia memegang tangan suaminya seraya berkata: demi Allah, saya tidak bisa tidur sampai engkau ridha”. Mari kita bahas sifat ini satu persatu…
Posted in Quote

Quotes of the Day

“Never put any limitation since you want to start something,

but if you done your work, you will know you limitation.”

– anonymous

“Jangan meletakkan batasan ketika Anda ingin memulai sesuatu,

sebab ketika Anda telah menyelesaikannya, Anda akan tahu sendiri

sejauh mana keterbatasan Anda itu.”

Posted in Puisi

Just a Tree

The longer you grow, the stonger you will stand on the ground….
The older you live, the wiser you will face your own problem…”

Just a Tree
That I’m just a young tree
I still don’t have a strong root neither branches
I grow and grow everyday higher and taller
For now I think that I’m an adult tree which is stronger and wiser
But I was wrong….

The rough wind blows
And my body swings so brittly
The leaves that I hold are too weak
So I can’t hold them anymore
I just can see them in front of me
They are falling down to the ground
So miserably…
Some of them just follow where the wind goes, so poor…
Now I’m sad, so sad…
I think that I can’t bear this life any longer
I think I have lost the hope I hold, just like those poor leaves
I will soon fall from this place

But wait….,
The wind stops blowing now
I still have my leaves
My root are still strong enough to stand
The rain keeps falling to fill me with the water from the sky
Yes, I still have my hope to live

image

Posted in Catatan, Renungan

We All Have Stories

day_157_by_erinbird-d52m412

We all have stories. Yes, of course. Every people should have stories of their lives, whether happiness, sadness, sorrows, disappointment, and many more. But don’t forget that The One up there has plans and rights of our lives. He is the Creator of the stories of our lives. Although maybe life is our choice, all the things that have happened in this world cannot be separated from His permission. We never know what is the best for us, because we might be doing wrong. Do the good of our lives, as long as we still have these lives.

Posted in Catatan, Menu

Heran?!

Sering aku heran oleh banyak hal yang terjadi. Banyak orang yang mengaku kalau ilmunya tinggi, pengetahuannya banyak, wawasannya luas, dan bla bla bla, tapi ketika disinggung atau disampaikan kepadanya tentang ayat-ayat Allah, pura-pura tidak tahu atau bahkan tidak mau tahu. Heran?!

Kadang aku juga heran dengan sesuatu yang sebenarnya sering terjadi di masa dunia yang sudah tua ini. Al-Quran sudah turun sempurna, semua aspek kehidupan manusia secara jelas diterangkan oleh ayat-ayat Al-Quran, tetapi mengapa banyak orang masih mempertanyakan kesesuaian Al-Quran dengan zaman sekarang? Mereka banyak berkilah bahwa Islam terlalu tradisional dan kuno untuk diterapkan saat ini. Padahal bukankah Allah telah menyatakan bahwa Islam itu sempurna hingga akhir zaman. Heran?!

Heran juga diriku ini ketika melihat ada orang tua yang mengaku Muslim tetapi membiarkan anaknya dengan bangga memperlihatkan auratnya di depan umum. Entahlah apa yang dipikirkan orangtuanya saat itu. Hanya saja aku heran, kok bisa ya?! Padahal orang tuanya menutup aurat, tetapi anaknya sendiri dibiarkan terbuka auratnya. Padahal ia pasti tahu bagaimana wajibnya menutup aurat dalam Islam. Ada juga orang tua yang bangga dan membangga-banggakan anaknya yang sudah pacaran. Apakah ia tidak tahu besarnya dosa orang mendekati zina? Hmm… heran!

Dan aku pun heran, ketika ada seseorang yang telah mengkaji Islam ideologis tetapi ia tetap diam dalam barisan dan tidak bergerak seolah-olah pemahaman yang ia dapatkan itu terbang ditiup oleh angin. Dan banyak pula yang keluar dari barisan dengan banyak alasan, yang ternyata setelah diperhatikan ia lebih mementingkan urusan duniawinya (apalagi kalau bukan itu), hingga tak jarang mereka tersesat pada jalan yang lebih jauh dan gelap.

Mungkin rasa heranku ini memang menandakan betapa mundurnya cara berpikir umat Islam saat ini, sehingga mereka tidak sadar betapa lemahnya iman mereka, betapa miskinnya ilmu mereka, dan betapa tingginya hasrat mereka untuk dunia.

Namun, sering juga aku heran dengan diriku sendiri yang masih bergulat dengan permasalahan sendiri sehingga aku lalai dari amanah dakwah ini, sering juga aku kecewa dengan diriku sendiri yang belum bisa mempersembahkan yang terbaik untuk agama ini. Sehingga aku pun harus terus mengevaluasi diriku sendiri agar aku pun bisa memperbaiki umat secara bersama-sama demi agama Allah ini, sehingga umat Islam pun bisa kembali menjadi umat terbaik di muka bumi.

heran?
Posted in Metaphors, Segores Pena

Hope of The Tree

The tree keeps growing, higher and higher. I remember when at first I saw the little sprout grew on the ground. It was still green and fresh. And now it’s getting bigger and higher. It has powerful trunk with strong root. But the branches are still unsteady when rough wind blows. Sometime the leaves are too weak, so they just follow where the wind blows and fell in to the ground and finally they’re broken. When the sunshine comes, the tree gets their energy to live and make it more steady on the ground.

It is the time to bloom. Some flowers come up to show their beauty. They give colorful life to the tree, and the scent is brought to give some cheerfulness. Together they are dancing with the wind, under the moonlight, the sunshine, the rain, and some bright stars. Sometimes, they invite some beautiful butterflies and birds to sing a song together in the morning. Together with full of hope for better future.

Then, now the flowers bear fruits with the special taste. The tree hopes for someone would taste it and say it is great. The tree is too full of hope, so it keeps bearing fruit, more and more. However, the time keeps going on, but no one visits it to pick it, although only one. The tree only hopes for the one who will carry its fruits. But all are just hopeless. The fruits are now getting rot. They fell one by one to the ground. No one will ever taste it. Whereas, the tree just hopes for one.

The seasons keep changing, and the tree will never ever give up. It keeps growing, still to make the fruits, still with the same hope. Although maybe the fruits will be rotten again, but the tree will never stop to bloom and make some fruits with the greatest taste. Still, it keeps waiting for the one who will visits.

ng