Posted in Writing

7 Macam Kesalahan Sang Penulis

Menjadi penulis memang gampang-gampang susah. Untuk menyelesaikan karya saja susah, apalagi nerbitinnya. Inilah tujuh kesalahan yang sering dialami oleh para penulis yang sudah dirangkum oleh tim Nulisbuku.com. Hmm, apakah salah satu poin di bawah ini menjadi kendalamu? Yuk disimak!

life of a writer. by seetheduck [http://seetheduck.deviantart.com/]
Continue reading “7 Macam Kesalahan Sang Penulis”

Posted in Challenge

Reading Challenge

This is February now, although it’s late, still it is the beginning of the year. Before it’s too late, I have a challenge for myself in reading project for this year. Actually, I’m interested in this challenge after I visit someone’s blog who loves reading so much, she has reading challenge for this year held by goodreads. Then, why don’t I take this challenge too? Since I also love reading, but I do not prepare for it too much. I just read some books when I need it. So, it will be interesting when I have this challenge.

So, how many books will I read in this 2014? I challenge myself to read 20 books along this year. Too many? Umm… maybe not! Maybe those are too few. I should take more books to be read, especially since I want to share all things I know through dakwah, and if I take my master degree this year. So, I will need more books to be read.

There are so many kinds of books I want to read, such as politics, nafsiyahdakwah, and fiction. Maybe I should make a list of books I want to read.  And I also want to challenge myself in writing the resume or review of the books, so everyone will know the information of what I’ve read which I will post in this blog. Yeah, I just want to try it. In order to improve my reading and writing skill, so why don’t I challenge myself to do these all? That will be awesome! 😀

How’s yours?! Let’s see it! 😉

Posted in Catatan, Sastra

Fantasy as Symbol

You know, I’m always interested to fantasy. I don’t know why, but maybe it is because of its fantastical creatures and mythology. I know for sure that fantasy is beyond the reality, so I don’t wanna make it to be a serious thing. I just like it, such as the novels, movie, or in literature.

I have a dream that one day I want to make one or some novels or stories about fantasy. Actually, I’m on the way to make it finish, but still in long long journey and time to make it done. And I have finished one or two works, maybe, hehe. They have been published by me in self-publishing company. However, I still want to make another story, which is full of adventure, war, quest, and many more, just like in LOTR trilogy or Narnia. I want to make it to be like those novels.

Continue reading “Fantasy as Symbol”

Posted in Miscellaneous

My Writing Lists

I have many plans to do this year.. But in this post, I will make it specific only for my writing lists. Yeah, I have so many writing plans to do. Actually I have make a target that my first ideological novel should be finished in April, but I feel it is quite hard to be written, because it needs deep thought and analysis. So, I’ll try it later till Ied comes.

However, my obsession to collect all my writings in books version should be completed. So, these are my writing lists for this year:

1. Publish my first novel “Miss Dreamer and Elizabeth’s Diary”, I will buy it soon if it has published in nulisbuku.com

2. Finish my first drama novel, it also will be published.

3. Write five fantasy gothic short stories, which also I will publish in self-publishing in the same publisher.

4. Keep writing for my ideological novel which should be finished after Ied.

Well I wish I can finish all my writing lists in this year. I also wish that I can get all my books which has been published, although others won’t buy it, I don’t care! I just want all my collection writings.

0de161aeeb139b5e427639d341d52249-d3itxte

Posted in Sastra

Learn How to Write

Dalam buku ‘Meramu Kisah Dramatis’, William Noble memberikan banyak cara untuk meramu kisah dramatis dalam sebuah karya tulis fiksi. Ya, memang biasanya kita banyak menemukan kesulitan dalam membangun alur cerita, karakter, dan unsur-unsur lainnya. Nah, kali ini kita bakal rangkum buku William Noble itu, so check this out yow! 😉

Sebelumnya, konsep cerita memang seharusnya sudah matang di isi kepala kita, agar ketika kita menuliskannya tidak terlalu sulit untuk merangkainya. Meskipun kadang atau sering, kita menemukan hal-hal baru di tengah perjalanan menulis. Dan kita pun harus tau unsur-unsur pokok dalam cerita, makanya kata om Noble, kita harus membuat cerita se-dramatis mungkin, gimana caranya?

1. Perlunya Konfrontasi (Konflik)

Kita sebagai penulis, harus menyajikan sesuatu yang berbeda dari penulis lainnya. Meskipun kita tak pernah lepas dari pengaruh penulis lainnya. Sajikan sesuatu yang berbeda, yaitu insiden yang tidak biasa terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Sesuatu yang tidak terduga muncul dalam sebuah cerita akan menarik perhatian pembaca. Ini akan membuat ceritamu menarik dan tak terlupakan.

2. Tarik Emosi-Emosi Itu!

Apa maksudnya? Sajikan detail sebuah suasana, biarkan pembaca merasakan itu semua, sehingga seolah pembaca juga masuk ke dalam cerita itu. Melalui penggambaran suasana yang detail dan permainan kata-kata, pembaca akan terlibat langsung dalam petualangan cerita itu.

3. Meningkat! Meningkat!

Cerita layaknya seperti sebuah menaiki anak tangga, semakin tinggi dan tinggi lagi. Menciptakan ketegangan dalam sebuah cerita adalah membuat fokus pembaca semakin jelas dan perhatian pada cerita semakin kuat. Buatlah ketegangan itu meningkat melalui aksi-aksi yang tak biasa. Tingkatkan konflik hingga mencapai puncaknya, seperti kalian membawa sesuatu terbang ke langit kemudian menghempaskannya ke dasar bumi. Salah satu cara untuk meningkatkan konflik adalah dengan terus menambahkan ketidakpastian pada resolusi konflik. Dan jangan coba untuk menempatkan konflik di tahap awal cerita, karena kemungkinan cerita selanjutnya akan terasa basi. Biarkan pembaca tenggelam dalam rasa penasaran dan ketegangannya.

4. Memanfaatkan Kedekatan

Tidak ada tulisan apa pun yang dapat mengimbangi dampak dramatis dari kejadian atau situasi yang terjadi sekarang, saat ini, disini! Karena pada saat inilah kita hidup, jantung kita berdenyut. Manfaatkan kesempatan ini untuk membuat pembaca terlibat langsung dengan kisah dramatis yang kita buat, beginilah cara membangun kedekatan antara cerita dengan pembaca. Dampak dari kedekatan ini akan membawa dampak yang maksimal kepada pembaca dan membawa pembaca berhadapan langsung dengan drama pada tingkat yang tinggi. Dunia fiksi dan dunia nyata si pembaca akan menjadi satu dan sama.